Apa itu Geomembrane, Jenis dan Fungsinya

Saat ini material geosintetik telah banyak di aplikasikan pada pekerjaan konstruksi yang berhubungan dengan tanah, ilmunya sendiri adalah geoteknik salah satu cabang dari ilmu Teknik sipil. Ada banyak macam jenis material geosintetik salah satunya adalah geomembrane, geomembrane ini berbentuk lembaran dan bersifat kedap air, untuk bahannya sendiri ada berbagai macam berikut ini adalah jenis-jenis geomembrane.

Geomembrane HDPE

Geomembrane HDPE ini bisa dibilang Geomembrane yang paling banyak digunakan diantara jenis lainnya, terbuat dari bahan High Density Polyethylene memiliki ketahanan terhadap suhu tinggi hingga 90 derajat celcius. Untuk ketebalannya sendiri bervariasi mulai dari 0.5 mm hingga 3 mm. Penggunaannya sendiri biasanya sebagai lapisan pada kolam limbah, embung, tambak atau kolam penampungan abu batu bara.

Geomembrane LDPE

Geomembran LDPE (low density polyethylene) ini bias dibilang geomembrane yang memiliki ketebalan paling tips diantara jenis geomembrane lainnya, oleh karena itu jenis LDPE ini sangat flexible.
Pembuatannya sendiri dengan proses kopolimerisasi etilena dengan tekanan dan suhu yang rendah.

Fleksibel Polipropilena (FPP)

Geomembran FPP dari segi kualitas bisa dibilang lebih baik dari jenis HDPE, namun karena proses adalah dengan polimerisasi resin yang di campur dengan karet etilen propilena dan polipropilena sehingga Jenis FPP ini tidak cocok digunakan sebagai pelapis tambak, namun lebih kepenggunaan industry seperti kolam limbah.

You Might Also Like

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *